Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2012

Analisis Pergerakan Harga LM di Bulan September 2012

Setelah setengah tahun (sejak 6 Maret 2012) harga LM bergerak cenderung menurun dan tidak pernah lagi dapat menembus harga US $ 1,700 per troy ounce, akhirnya pada akhir pekan lalu harga LM kembali menembus angka US $ 1,700 per troy ounce. Kenaikan harga emas di akhir pekan lalu ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan atau penurunan harga LM di bulan September 2012 ini antara lain adalah:
-Keputusan Mahkamah Konsititusi Jerman mengenai aktivasi lembaga "bailout" permanen Eropa (ESM-European Stability Mechanism) pada 12 September 2012. Jika keputusan ini menghasilkan keputusan negatif, maka berpotensi membuat harga LM melemah. Namun jika hasilnya adalah positif, maka berpotensi menyebabkan harga LM naik lagi.
-keputusan rapat moneter US Federal Reserve di mana pasar akan menantikan apakah Fed akan mengeluarkan QE3 atau tidak pada 13 September 2012. Jika keputusan ini menghasilkan keputusan negatif, maka berpotensi membuat harga LM melemah. Namun jika hasilnya adalah positif, maka berpotensi menyebabkan harga LM naik lagi.
-data tenaga kerja AS (US Non-farm Payrolls) yang mengecewakan sehingga membuka peluang untuk diluncurkannya stimulus ekonomi oleh Bank Sentra Amerika (The Fed). Faktor ini menyebabkan harga LM naik.
-laporan mengenai rencana belanja infrastruktur di China juga menyebabkan harga LM dan logam lainnya seperti tembaga dan perak naik.
-Tindakan Presiden European Central Bank Mario Draghi dalam menjabarkan rencana pembelian obligasi negara-negara zona euro yang terbelit utang juga menjadi penyebab kenaikan harga LM.

Pada hari Jumat (7 September 2012) lalu, harga LM ditutup pada harga US $ 1,728 per troy ounce.

Selasa, 22 Februari 2011

Tips Investasi Emas Bagi Pemula (Bagian 2)

Sambungan dari Bagian 1



Bagi Anda yang baru mulai mencoba berinvestasi di instrumen logam mulia atau emas, berikut beberapa tips yang harus dilakukan supaya Anda dapat memperoleh hasil memuaskan dari investasi ini.



1. Pilih investasi Logam Mulia

Apabila ingin berinvestasi di instrumen emas, maka sebaiknya Anda memilih investasi pada Logam Mulia (LM) dibandingkan dengan investasi emas perhiasan. Harga LM relatif lebih stabil dan pada saat membeli tidak akan dikenakan biaya-biaya tambahan seperti biaya pembuatan untuk emas perhiasan. Pada saat LM tersebut akan dijual, maka harganya juga cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan emas perhiasan.



2. Belilah LM ukuran besar

Apabila akan berinvestasi pada LM, maka usahakanlah untuk membeli LM dengan ukuran yang besar misalkan 100 gram. Janganlah membeli LM dalam ukuran-ukuran kecil, misalnya 5 gram, 10 gram, 25 gram. Karena semakin kecil ukuran LM maka harga beli per gramnya juga semakin mahal. Selisih harga per gram antara LM ukuran 5 gram dengan ukuran 100 gram dapat mencapai Rp 35.000.



3. Saat Jual atau Beli

Untuk memperoleh keuntungan besar dari bermain investasi emas, maka trik yang harus dilakukan adalah dengan segera membeli emas ketika harga emas turun dan segera melakukan penjualan ketika harga emas turun. Namun sebaiknya amati dahulu pergerakan naik turunnya emas dalam jangka waktu lebih lama. Apabila membutuhkan uang secara mendadak, namun harga emas sedang tidak menguntungkan untuk kita jual, maka sebaiknya gadaikan saja emas tersebut di pegadaian.



4. Penyimpanan LM

Sebaiknya simpanlah LM di Safe Deposit Box (SDB) di bank pemerintah, karena lebih aman. Biaya penyimpanannya juga relatif terjangkau, yaitu tidak melebihi Rp 250.000 per tahun.

Tips Investasi Emas Bagi Pemula

Saat ini emas merupakan salah satu investasi yang memberikan hasil yang terbaik dibandingkan dengan investasi lainnya. Walaupun kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia yang juga naik cukup signifikan, yang menjadi indikator bahwa investasi dalam bentuk saham juga memberikan hasil yang cukup baik, namun karena kondisi ekonomi dunia yang masih belum menentu sehingga IHSG masih cenderung terkoreksi akibat kondisi pasar bursa di dunia yang cukup berpengaruh terhadap Bursa Efek Indonesia. Sehingga untuk berinvestasi dalam bentuk saham cukuplah berisiko dalam kondisi ekonomi dunia saat ini yang tidak pasti.



Bagi Anda yang memiliki kelebihan uang dan sedang mencari sarana untuk melakukan investasi, namun tidak memiliki pengetahuan khusus dalam menganalisis kondisi pasar yang akan berimbas kepada alat investasi kita, maka pilihan yang paling tepat saat ini adalah berinvestasi pada sarana yang paling aman. Saat ini pilihan yang paling tepat adalah berinvestasi di emas. Sepanjang sejarah, harga emas tidak pernah turun. Walaupun tingkat return on investment (ROI) pada emas, selama ini tidaklah tinggi dibandingkan dengan investasi dalam bentuk lainnya, namun investasi di emas cukup aman karena dalam sejarahnya harga emas tidak pernah turun secara permanen. Penurunan emas hanya terjadi akibat pergerakan fluktuatif yang bersifat sementara dan dalam jangka panjang harga emas pasti akan bergerak naik terus.



Sebagai perbandingan, berikut penulis sajikan pergerakan harga emas selama tahun 2011 di pasar Indonesia. Pada tanggal 7 Maret 2011 harga jual Logam Mulia adalah Rp 457.000 per gram dengan harga belinya adalah Rp 398.000 per gram. Namun harga logam mulia telah naik cukup tinggi sehingga harga jual pada tanggal 23 Agustus 2011 telah mencapai Rp 576.000 per gram dan harga belinya adalah Rp 519.000 per gram. Walaupun pada hari ini, harga logam mulia mengalami sedikit penurunan akibat kondisi ekonomi di Amerika yang mendapatkan sentiment positif karena adanya hasil survey yang menyatakan Amerika Serikat tidak sedang mengalami resesi. Harga jual Logam Mulia hari ini adalah Rp 558.000 per gram dengan harga beli adalah Rp 501.000 per gram. Namun penulis yakin bahwa penurunan harga logam mulia pada hari ini hanyalah bersifat sementara, apalagi dengan kondisi ekonomi dunia (Amerika dan Eropa) yang masih belum ada tanda-tanda mengalami perbaikan.

Dari data tersebut di atas dapat kita lihat bahwa hanya dalam tempo 170 hari harga jual logam mulia telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp 101.000 atau sebesar 22,10%.



Apabila kita mencoba menghitung nilai real dari hasil investasi di logam mulia, pada saat beli tanggal 7 Maret 2011 harga emas adalah Rp 457.000 per gram (spot harga jual). Kemudian kita jual pada tanggal 24 Agustus 2011 pada harga Rp 501.000 per gram (spot harga beli), maka keuntungan dari investasi logam mulia selama 170 hari adalah sebesar Rp 44.000 (sebesar 9,63%). Ini adalah perhitungan keuntungan paling minimum yang dapat dicapai, namun hasilnya sudah cukup maksimal. Apabila Anda ingin meningkatkan keuntungan ini, maka ada beberapa tips yang dapat diterapkan, khususnya bagi para investor yang baru mulai bermain investasi di logam mulia. Tips-tipsnya akan penulis uraikan pada artikel berikutnya.



Bersambung ke bagian 2

Harga Emas Diprediksi Tembus US $ 2,500 Di Akhir 2011

Jakarta, 11 Agustus 2011



Beberapa minggu terakhir ini, harga emas cenderung bergerak naik. Bahkan dalam beberapa hari terakhir kenaikan harga emas cukup luar biasa. Pada tanggal 1 Juli 2011, harga emas di Pasar New York masih ditutup pada harga US $ 1,483.00 per troy ounce (31,1 gram). Pada akhir bulan Juli 2011 harga emas sudah menyentuh angka US $ 1,628.50 per troy ounce. Dan pada saat tulisan ini dibuat, harga emas sudah bertengger di angka US $ 1,795.40 per troy ounce. Berarti dalam tempo hanya 42 hari, harga emas telah naik hingga US $ 312.40 per troy ounce atau sebesar 21,07%. Ini merupakan kenaikan harga emas tertinggi sepanjang sejarah.



Kenaikan harga emas ini dipicu berbagai faktor dan salah satu faktor utama yang menyebabkan harga emas naik cukup signifikan adalah akibat diturunkannya peringkat hutang Amerika Serikat oleh Lembaga Pemeringkat Hutang Standard & Poor's (S&P) dari peringkat sebelumnya AAA menjadi turun 1 peringkat menjadi AA+. Di samping itu, krisis ekonomi yang juga menghantam daratan Eropa juga menjadi penyebab meningkatnya harga emas karena para investor beralih ke investasi emas yang merupakan investasi yang paling aman dan universal.



Harga emas diprediksikan akan terus meningkat, bahkan dapat berdasarkan prediksi Bank investasi JPMorgan Selasa (9/8/2011) memperkirakan harga emas spot akan terus naik dan dapat mencapai US $ 2,500 per troy ounce pada akhir tahun 2011 ini. Oleh sebab itu, bagi Anda yang saat ini tengah merencanakan untuk berinvestasi, maka tidak ada salahnya apabila melakukan diversifikasi investasi ke dalam bentuk emas (logam mulia).



Sumber: kompas, Reuters

Harga Emas Telah Tembus US $ 1,900

Kondisi krisis utang di Eropa serta ancaman resesi yang dihadapi oleh Amerika Serikat menyebabkan para pelaku pasar saat ini tidak berani melakukan investasi yang penuh dengan risiko. Akibatnya para investor saat ini memburu investasi yang cukup aman, yaitu emas sebagai safe haven pada masa penuh ketidakpastian ini. Tindakan ini akan terus dilakukan oleh para investor hingga adanya tanda-tanda menuju perbaikan ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa.



Akibat perburuan emas inilah menyebabkan emas pada perdagangan Selasa (23/8/2011) di Hong Kong, harganya di pasar spot menembus US$ 1.910 per troy ounce. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah juga sekaligus mencatatkan kenaikan bulanan terbesar

dalam 29 tahun terakhir.



Diperkirakan sepanjang kondisi ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat masih belum ada perubahan, maka harga emas bakalan mencapai US $ 2,000 per troy ounce. Bahkan ada sebagian analis yang memprediksikan bahwa harga emas di tahun 2011 ini bakalan menembus US $ 2,500 per troy ounce.



Jadi bagaimanakah keputusan investasi Anda saat ini? Apakah Anda juga akan ikut berinvestasi di emas?

Jangan Bergantung pada Emas

Kebutuhan emas pada masa datang bakal terus meningkat. Bukan hanya karena emas menjadi simbol kebudayaan peradaban manusia, tetapi juga simbol gengsi ekonomi.

Banyak analis emas mengatakan, harga emas akan terus meningkat selama permintaan jauh lebih besar dari pasokan. Saat ini, cadangan emas Indonesia tercatat 3.000 ton dan yang sudah dieksploitasi per 2009 baru 65 ton.

Di tengah ketidakpastian ekonomi AS dan Eropa, harga emas di pasar global naik ke 1.822 dollar AS per troy ounce pada Selasa (23/8/2011) dari 740 dollar AS pada Oktober 2007. Bank of America pernah meramal, harga emas dapat mencapai 2.000 dollar AS, sementara JP Morgan mengalkulasi akhir tahun ini menjadi 2.500 dollar AS.

Kenaikan harga emas di Indonesia berkisar antara 20-40 persen per tahun. Tahun 1990, misalnya, harga emas Rp 20.000/gram. Sembilan tahun kemudian, melejit ke Rp 360.000, tahun lalu jadi Rp 430.000, dan Rabu (24/8/2011) menyentuh Rp 540.000/gram.

Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah tak bisa memperkirakan berapa lama harga emas bakal terus di atas Rp 500.000/gram. ”Selama terjadi ketidakpastian ekonomi dan keuangan global, harga emas akan terus melambung,” kata Difi.

Namun, ekonom Danareksa, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, harga emas perlu disikapi waspada karena semua komoditas tidak imun gejolak yang akhirnya menurunkan permintaan.

Harga emas ditopang persepsi perekonomian AS dan Eropa akan terpuruk. Jika krisis di dua wilayah itu benar terjadi, permintaan emas dunia akan anjlok. Bila produksi emas tetap tinggi, harga jual emas akan turun. Besarnya penurunan harga bergantung dalamnya krisis. Jika krisis sangat parah, dapat diartikan turunnya daya beli masyarakat sehingga permintaan emas turun.

”Tidak mungkin harga emas sampai 2.500 dollar AS. Indeks utama ekonomi di Eropa turun empat bulan terakhir. Artinya, dalam 2-3 bulan bisa saja krisis mulai terjadi di Eropa. Harga emas juga bisa turun karena pemilik usaha akan melepas emasnya untuk membiayai dampak krisis,” tambah Purbaya kepada Kompas, akhir pekan lalu.

Komoditas biasa

Emas perlu dilihat sebagai komoditas biasa, analog dengan harga minyak dunia yang melonjak hingga 147 dollar AS/barrel tahun 2008. Segera setelah itu, harga turun hingga 40 dollar AS. Daya beli turun, sementara pasokan melambung.

Wakil Presiden Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk Herman Djazi sependapat, potensi penurunan harga emas tetap terbuka. Harga emas masih mungkin terkoreksi ke 1.750 dollar AS.

”Harga emas Jumat (19/8/2011), menembus rekor tertinggi sepanjang masa, di atas 1.840 dollar AS. Semua kondisi mendukung peningkatan permintaan emas sehingga perlu ada penjualan masif dan membuat harga terkoreksi,” ujar Herman.

Pejabat Eksekutif Tertinggi (CEO) Vibiz Consulting Alfred Pakasi menyatakan, harga emas akan terus meningkat selama permintaan jauh lebih besar dari pasokan. Permintaan emas, menurut dia, bukan hanya dari konsumen eceran, melainkan juga bank sentral yang akan mendiversifikasi cadangan devisa ke emas. ”Kalau yang belanja Bank Sentral China, pasti skalanya cukup besar,” kata Pakasi.

Menurut dia, sejauh ini, tidak ada data resmi pembelian emas oleh bank-bank sentral. ”Tetapi, wajar jika bank sentral mendiversifikasi cadangan devisanya ke emas saat dollar AS cenderung melemah di tengah longgarnya kebijakan Bank Sentral AS yang mungkin kembali menggelontor pasar dengan uang tunai melalui cetak uang,” kata Pakasi.

Jaminan emas

Emas dalam sejarah menjadi alat tukar dalam aktivitas ekonomi sejak dulu. Pada zaman pemerintahan Julius Caesar di Kekaisaran Romawi, nilai tukar mata uang diukur dengan kadar karat koin emas.

Perkembangan perdagangan yang semakin kompleks menuntut alat tukar lebih fleksibel tanpa mengurangi nilai tukar. Muncullah uang kertas menggantikan koin emas.

Untuk mencetak uang kertas tiap negara tak bisa sembarangan. Perjanjian Bretton Woods tahun 1944 oleh 44 negara mengatur pencetakan uang kertas harus dijamin emas setara nilai mata uang kertas yang dicetak. Itulah yang disebut cadangan devisa emas dan standar emas.

Uang kertas yang akan dicetak harus dijamin harga emas senilai 35 dollar AS/troy ounce. Artinya, satu dollar AS yang akan dicetak harus senilai 1/35 troy ounce emas. Namun, sistem moneter dunia itu tak langgeng. Pemerintah AS kesulitan keuangan akibat kekalahan Perang Vietnam 1971 sehingga tak dapat membayarkan emas sebanyak uang dollar yang dicetak. Maka. kesepakatan dicabut. Saat itulah cadangan devisa sebuah bank sentral tak lagi hanya ditopang dengan cadangan emas, tetapi juga valuta asing dan yang terbanyak berbentuk dollar AS.

Meskipun emas tengah berjaya, Bank Indonesia ogah menambah cadangan emas. ”Emas semakin mahal. Padahal, kami memiliki cadangan emas cukup besar. Jadi, kami tidak beli emas,” ujar Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution kepada pers Jumat (19/8/2011).

Catatan Kompas, Maret lalu, cadangan emas BI naik 1,51 persen menjadi setara 3,34 miliar dollar AS. Kini, cadangan devisa BI 123 miliar dollar AS, terdiri dari valuta asing dan emas.

Difi Ahmad Johansyah menjelaskan, BI tidak menempuh cara yang dilakukan sejumlah bank sentral. ”Berbeda dengan China dan Rusia yang agresif membeli emas untuk cadangan devisa, BI tidak. Alasan China, meningkatkan neraca pembayaran dengan AS. Rusia tentu punya pertimbangan lain,” kata Difi.

Menurut Difi, sistem moneter ala Bretton Woods tidak akan digunakan lagi karena tak mungkin lagi emas menjadi jaminan menerbitkan uang kertas.

Sumber: Harian Kompas 26 Agustus 2011

Senin, 21 Februari 2011

Rekor Harga Emas Pecah Lagi

14 Juli 2011

Harga emas kembali memecahkan rekor tertingginya, merespons semakin dalamnya krisis di Eropa kemungkinan keluarnya stimulus lanjutan dari Bank Sentral AS (The Fed).

Sejak awal perdagangan, harga emas langsung naik setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke menyatakan bank sentral sedang mempertimbangkan kemungkinan tambahan kebijakan guna mendukung perekonomian jika semakin memburuk.

Pada perdagangan Rabu (13/7/2011), harga emas di pasar spot naik hingga 0,9% menjadi US$ 1.578,89 per ounce. Emas berjangka Agustus ditutup naik US$ 23,20 menjadi US$ 1.585,50 per ounce. Rekor tertinggi harga emas sebelumnya adalah US$ 1.575,79 per ounce yang dicetak 2 Mei lalu.

Beberapa pengamat pasar memperkirakan harga emas akan terus meningkat hingga di atas US$ 1.600 per ounce pada akhir tahun ini, sementara opsi yang bullish memperkirakan harga emas tembus US$ 1.700 per ounce pada Desember.

Kekhawatiran seputar meluasnya krisis Eropa ke Italia, yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar ketiga di kawasan tersebut, serta kemungkinan buntunya pembicaraan seputar utang AS terus mendongkrak harga emas.

"Kita memiliki kekhawatiran dan risiko di Eropa dan kita mendapatkan reli aset-aset-aset yang berisiko didukung pernyataan Bernanke yang mendukung The Fed untuk menstimulasi perekonomian, yang dirujuk orang-orang sebagai kebijakan Quantitative Easing 3," ujar Jeffrey Sherman, manajer portofolio komoditas DoubleLine Capital seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/7/2011).

Emas akan mendapatkan keuntungan dari tambahan kebijakan stimulus AS karena langkah serupa sebelumnya telah melemahkan dolar AS dan mengacaukan inflasi. Sementara memburuknya krisis utang di Eropa juga akan memicu para pembuat kebijakan untuk mengeluarkan stimulus serupa yang akan menaikkan kinerja harga emas.

The Fed telah mengakhiri kebijakan pembelian surat berharga senilai US$ 600 miliar atau yang dikenal sebagao Quantitative Easing tahap 2. Tambahan uang ke sistem moneter itu secara efektif telah menurunkan suku bunga AS. Harga emas telah naik hingga 30% setelah pidato Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke pada Agustus 2010, atau setelah dimulainya kebijakan QE2.

Menurut Mark Luschini, chief investment strategis Janney Montgomery Scott, ketidakpastian finansial dan fiskal kemungkinan akan memicu pembelian emas, sehingga harganya terangkat di atas US$ 1.600 per ounce hingga akhir tahun.

"Hal terburuk untuk emas adalah jika perekonomian berjalan dengan baik sehingga Bank Sentral AS memulai normalisasi kebijakan moneter, atau kondisi di komunitas Eropa mulai pulih. Seperti yang dapat kita lihat, tidak keduanya terjadi," ujar Luschini.

Harga Minyak Naik Lagi

Selain emas, harga minyak mentah dunia juga ikut menguat, dipicu oleh penurunan cadangan minyak mentah AS yang mengindikasikan permintaan minyak di negara konsumen terbesar itu masih besar.

Data dari Departemen Energi AS menunjukkan cadangan minyak mentah merosot hingga 3,1 juta barel pada pekan lalu, atau hampir 2 kali lipat dari perkiraan analis.

Minyak West Texas Intermediate pengiriman Agustus tercatat naik 62 sen menjadi US$ 98,05 per barel. Minyak Brent juga naik 1,03 dolar menjadi US$ 118,78 per barel.

Sumber: detikFinance

Harga Emas Kembali Sentuh Rekor Tertinggi

Raih Keuntungan Berlipat dari Investasi Emas

28 Juli 2011


Harga emas semakin hari semakin tinggi. Hampir setiap hari harga emas selalu melambung mencatatkan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah. Pada penutupan harga perdagangan emas kemarin (27 Juli 2011), harga emas ditutup pada level USD 1,625.00 per troy ounce (Today Gold Investment). Dan ini adalah merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah harga emas dunia.

Kenaikan harga emas di tahun 2011 ini cukup cepat. Pada awal Januari 2011, harga emas masih berkisar di harga USD 1,388.50 per troy ounce. Pada akhir Juni 2011, harga emas sudah bertengger di harga USD 1,505.50 per troy ounce. Dari grafik kenaikan harga emas selama 2011 ini kecenderungan trend harga emas selalu naik dan kenaikan selama 7 (tujuh) bulan ini telah mencapai USD 236.50 (atau sebesar 17,03% dari harga awal tahun).

Di dalam negeri sendiri, harga emas berdasarkan harga dari Antam, untuk LM 100 gram, harga per gramnya telah mencapai Rp 450.240,00.

Kenaikan harga emas ini disebabkan adanya kekhawatiran investor atas perekonomian dan utang Amerika Serikat dan Eropa. Masalah utang di kedua sisi Atlantik tersebut memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi atau bahkan resesi ganda (double-dip) yang akan menurunkan permintaan energi secara global. Saat ini juga harga minyak dunia juga cenderung melemah. Akibatnya para investor lari dari minyak ke emas dan perak.

Para analis menilai bahwa di tahun 2011 ini, harga emas dapat mencapai USD 1,800 per troy ounce. Sedangkan harga perak dapat menembus USD 70 per ounce (dikutip dari bloomberg). Tidak tertutup kemungkinan bahwa prediksi para analis ini akan terbukti pada akhir tahun 2011 ini.

Melihat adanya peluang kenaikan harga emas tersebut di tahun 2011 ini, maka saat ini sangatlah tepat apabila kita ingin melakukan investasi pada produk ini. Namun untuk melakukan investasi emas, tidaklah cukup dengan hanya membeli produk emas, kemudian disimpan saja. Karena dengan membeli emas dan menyimpannya, tentulah masih dibutuhkan biaya penyimpanan (misalkan menyewa Safe Deposit Box di bank).

Saat ini sudah banyak lembaga yang menawarkan investasi dalam bentuk emas. Jenis investasi ini mungkin hampir sama seperti sistem apabila kita akan berinvestasi di surat-surat berharga. Investasi melalui lembaga investasi ini, para investor yang akan menginvestasikan dananya ke dalam bentuk emas akan lebih mudah dan aman. Karena para investor cukup menyetorkan sejumlah dana yang kemudian akan dikelola oleh lembaga investasi ini. Kita juga akan dipandu oleh para trader manager yang memiliki pengalaman dan pengetahuan analisis atas pergerakan harga emas, sehingga para trader manager inilah yang kelak akan memberikan advice bagi para investor untuk melakukan transaksi jual atau beli. Dengan demikian, selain mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga emas, investasi yang dilakukan juga relatif lebih aman.

Investor juga dapat menanamkan dananya sesuai dengan kemampuannya. Selanjutnya para trader manager akan mengelola dana yang telah diinvestasikan tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Salah satu lembaga investasi yang menawarkan jasa pengelolaan investasi emas, perak dan platinum adalah Today Gold Investment. Today Gold Investment memiliki para analis yang handal dan berpengalaman yang dapat membantu para investor untuk memperoleh penghasilan dan keuntungan maksimal atas dana yang diinvestasikan tersebut.

Today Gold Investment adalah perusahaan yang bergerak di bidang investasi metal, seperti platinum, perak, dan emas. Today gold income adalah trader manager Anda, yang memiliki analis dan trader yang sangat prodessional dan berpengalaman di bidangnya, dengan mempercayakan investasi Anda kepada Today Gold Investment, maka Anda akan mendapatkan income tambahan bahkan setiap harinya.

Untuk berinvestasi melalui Today Gold Investment, diberikan beberapa bentuk investasi (plan), yaitu:
125% after 1 day
Plan Spent Amount (US$) Profit (%)
Plan 1 $10 - $1,999 103.00
Plan 2 $2,000 - $5,000 125.00

230% after 5 days
Plan Spent Amount (US$) Profit (%)
Plan 3 $50 - $1,999 130.00
Plan 4 $2,000 - $5,000 230.00

300% after 30 days
Plan Spent Amount (US$) Profit (%)
Plan 5 $500 - $1,000 250.00
Plan 6 $2,000 - $5,000 500.00

8% daily for 365 days
Plan Spent Amount (US$) Daily Profit (%)
daily plan $2,000 - $3,000 8.00

Di samping profit yang akan diperoleh dari investasi tersebut, juga akan diperoleh penghasilan dari setiap referral (member yang mendaftar melalui account Anda) yang telah menginvestasikan dananya, yaitu:
Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara berinvestasi dan memperoleh keuntungan berlipat dari emas, silakan klik di: Today Gold Investment.

Bikin Rekor Lagi, Harga Emas Incar USD 1.300

Senin, 21 Juni 2010 | 08:01 WIB







Pedagang emas di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, menimbang perhiasan.


JAKARTA, KOMPAS.com - Pesona harga emas belum memudar. Analis memperkirakan tahun ini harga emas berpeluang menembus 1.300 dollar AS per troy ounce. Para investor bakal mengalihkan dananya dari mata uang ke logam mulia.

Analis Standard Bank Plc, Bruce Ikemizu, menilai, mata uang euro dan dollar Amerika Serikat mungkin akan kehilangan daya tariknya. Sebab, kondisi ekonomi di negara maju saat ini masih di bawah negara-negara emerging market seperti China.

Saat ini belum ada instrumen investasi yang pas untuk menggantikan dollar AS dan euro. Maka itu, menurut Ikemizu, pilihannya adalah emas.

"AS tidak lagi mendominasi perekonomian dunia. Kini yang mendorong ekonomi global adalah pertumbuhan negara-negara berkembang," kata Ikemizu di Jepang, seperti dikutip Bloomberg, pekan lalu.

Pada perdagangan di New York Mercantile Exchange Jumat (18/6/2010) lalu, harga emas pengiriman Agustus ditutup mengaut 9,60 dollar AS pada 1.258,30 dollar AS per ounce. Ini merupakan posisi tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan dalam perdagangan harian harga logam mulia ini sempat menyentuh rekor tertinggi harian pada 1.263,70 dollar AS.

Adapun untuk harga emas pengiriman terkini, ditutup pada posisi 1.257,20 dollar AS per troy ounce. (Sandy Baskoro/Kontan)

Minggu, 20 Februari 2011

Prediksi Harga Emas di Tahun 2009

Emas menjadi salah satu aset investasi andalan di 2009. Hal ini terkait prediksi naiknya harga emas serta minimnya faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pergerakan logam mulia. Investasi emas selain aman juga menjanjikan.

Emas pada perdagangan Asia hari Jumat (2/1) terpantau menguat seiring meningkatnya permintaan komoditi logam mencapai 5,8% pada penghujung 2008 lalu. Bertambahnya permintaan logam menjadi angin segar bagi sektor industri logam di tengah melambatnya perekonomian global.

Harga emas di perdagangan Singapura naik US$ 2,1 menjadi US$ 881,55 per ons. Sedangkan emas untuk kontrak Februari turun 0,2% menjadi US$ 882,4 per ons. Sepanjang Desember, emas sudah mengalami peningkatan 10% seiring melemahnya dolar dan turunnya harga logam, tembaga dan aluminium.

"Emas naik sedikit pada periode liburan ini. Terdapat beberapa indikator yang mendorong aksi profit taking sebelum liburan usai," jelas Jonathan Barratt, Managing Director Commodity Broking Services di Sydney, kemarin.

Harga emas di awal 2007 masih bertengger di US$ 640 per troy ounce dan sempat melejit memecahkan rekor tertinggi di harga US$ 1.125 per troy ounce pada 2008. Hal itu tidak terlepas dari melejitnya harga minyak mentah dunia yang sempat mencetak rekor tertinggi US$ 147 per barel Juli 2008 lalu.

Meskipun harga minyak dunia untuk pengiriman Februari 2009 melorot 1,5% menjadi US$ 39,31 per barel, hal ini belum mengindikasikan dimulainya tren penurunan banderol emas.

Pasalnya, faktor pendorong emas bukan hanya minyak bumi. Beberapa faktor diindikasikan bisa mendongkrak harga emas 2009, seperti ekspektasi investor bahwa emas merupakan salah satu pilihan ivestasi yang aman. Apalagi banderol emas juga dipengaruhi pergerakan kurs dolar AS, sehingga ketika dolar melemah, emas akan diminati.

Ashraf Laidi, pemimpin market strategist di CMC World Markets London mengatakan, emas kemungkinan menguat di 2009. Laidi mencatat kinerja positif emas selama 2008 dibandingkan semua mata uang selain Jepang. "Ketika imbal hasil merosot dan deflasi, emas membuktikan menjadi instrumen untuk melawan uang kertas," paparnya

Emas awal 2008 dimulai di level US$ 840,3 sementara saat ini naik ke level US$ 882, dibantu penguatan euro terhadap dolar AS serta ketegangan geopolitik setelah Israel menyerang Gaza. "Target kenaikan harga emas mencapai level US$ 920," imbuhnya.

Citigroup awal Desember juga meramalkan bahwa harga emas dapat mencapai US$ 2,000 per troy oz dalam dua tahun mendatang. Prediksinya adalah akhir 2009.

Tom Fitzpatrick, Chief Technical Strategist dari Citigroup mengatakan, melonjaknya harga emas disebabkan karena bank-bank sentral dunia telah membanjiri sistim moneter dengan likuiditas berupa uang kertas.

Sehingga akan berujung pada dua ekstrem yaitu inflasi memuncak, dan spiral depresi, kerusuhan bahkan bisa timbul perang. "Ekstrem manapun yang terjadi, akan membuat harga emas tetap naik," katanya.

Hal senada diungkapkan Paul Volcker, Chariman of Economic Recovery Advisory Board yang diangkat oleh presiden terpilih Barack Obama. Menurutnya, dampak dari krisis ini adalah kerusakan sistim finansial yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Pernyataan ini patut dipertimbangkan mengingat Paul pernah menjabat sebagai Charirman dari US Federal Reserve 1979-1987 saat pemerintahan Presiden Carter dan Ronald Reagan.

Secara umum harga emas dunia bergerak berlawanan arah dengan kekuatan mata uang dolar AS. Saat ini dolar relatif perkasa dengan indeks dolar mencapai 84 sehingga emas diprediksi akan melemah lagi pada harga US$ 822 per troy oz.

Namun, tren melemahnya dolar sudah mulai terasa beberapa pekan terakhir. Hal ini mencerminkan kondisi Amerika sebagai negara pengutang terbesar saat ini, dan pemerintahan yang sekarang membuat blunder dengan utang yang tidak akan bisa dibayar sampai beberapa generasi mendatang.

Sejak berdirinya AS selama lebih dari 240 tahun, utang yang tercatat hanya US$ 9 triliun. Namun akibat krisis finansial global, pemerintah sekarang telah berutang atau membuat komitmen utang untuk berbagai program bailout sebesar US$ 8,5 triliun.

Ini berarti, kalau dolar anjlok harga emas akan melejit dua kalinya atau bahkan lebih mencapai level US$ 1600. Namun investor harus berhitung cermat sebelum berbelanja logam mulia. Selain itu juga harus memperhatikan kondisi AS dalam tiga bulan pertama 2009. Di rentang waktu itulah tren pergerakan banderol emas akan jelas terlihat. [E1]

Sumber: INILAH.COM

Pilih Investasi CPO atau Emas?

Dua komoditas saat ini tengah menjadi perhatian dunia, yaitu minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan emas. Harga Emas dunia saat ini berada pada level US$1.372 per troy ounce.

Peningkatan harga ini terjadi sekitar 30 persen dalam setahun terakhir. "Analis memperkirakan harga emas akan berada dikisaran US$1.450 per troy ounce, sampai akhir tahun ini," kata CEO Indonesia Commodity and Derivatives Exchange Megain Widjaja ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta.

Data US Geological Survey (USGS), memperlihatkan bahwa produksi emas naik 2,26 ton menjadi 2.350 ton pada 2009. Produksi ini, 9,6 persen di bawah puncaknya pada 2001.

Thomas Chaize, pengamat emas dari GoldSeek.com seperti dikutip VIVAnews, mengamati bahwa penurunan produksi telah membuat harga emas melambung tinggi. Dalam satu dekade, harga emas naik dari US$275 troy ounce (1 troy ounce setara 31,1 gram) menjadi lebih dari US$1.300 pada bulan ini.

Sementara itu, harga CPO dunia saat ini mencapai level US$890 per ton. "Hingga akhir tahun, harganya akan berada dikisaran US$900–950 per ton," ujar Nico Omer Jonckheere, vice president PT Valbury Asia Securities di Jakarta.

Artinya, ada kenaikan sekitar 40,11 persen dibandingkan rata-rata harga CPO pada tahun lalu (2009), yakni di level US$678 per ton. Nilai itu jauh lebih tinggi dari ekspektasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) yang hanya memprediksikan naik sebesar 12 persen.

Kenaikan harga ini juga disebabkan tidak seimbangnya antara permintaan dan ketersediaan barang untuk CPO.

Riset OSK Investment meningkatkan target price earning ratio (PER) untuk saham perkebunan dari 15 kali menjadi 18 kali untuk tahun 2011.

Minimnya produksi CPO dunia tak terlepas, karena faktor cuaca yang tidak menentu, curah hujan yang tinggi, serta adanya ancaman badai La Nina. Imbasnya, harga pun terus membumbung dan marjin keuntungan yang diperoleh perusahaan berbasis CPO menjadi semakin besar.

Kondisi ini diakui beberapa pelaku pasar sebagai kondisi positif (bulish). "Komoditas Indonesia bulish sampai tahun 2011," kata Direktur Utama Ciptadana Securities Ferry Budiman Tanja.

Sedangkan Megian Widjaja menilai, kondisi ini seharusnya dijadikan momentum untuk menambah portofolio investasi. "Meski indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia juga tengah baik, ada baiknya sebagai diferensiasi portofolio investasi, mengalihkannya sebagian ke komoditas," kata dia.

Emas, dia melanjutkan, memiliki stabilitas lebih baik ketimbang jenis investasi lainnya. Data Indonesia Commodity and Derivatives Exchange menunjukkan, volatilitas emas dalam satu tahun sebesar 18,7 persen. "Ini yang menyebabkan China switch (beralih) investasi ke emas," kata Megian. Sementara itu, tingkat imbal hasil dari emas dalam dua tahun sebesar 27-30 persen.

Bagaimana dengan CPO? Menurut Megian, dengan harga Rp7.235 per kilogram untuk pengiriman Oktober, investasi CPO memiliki tingkat pengembalian sebesar 13,75 persen. Sementara itu, periode yang sama tahun lalu, tingkat pengembalian investasi CPO minus 20 persen. Jadi, pilih CPO atau emas?

Sumber: VIVAnews

Senin, 20 April 2009

Harga spot emas pagi ini US$1.196,46 per ounce

Kamis, 05/08/2010 06:47:47 WIB
LONDON (Bloomberg): Harga emas naik, menutup reli terpanjang sejak November, akibat spekulasi rencana China untuk melonggarkan kebijakan perdagangan akan mendorong permintaan. Harga spot emas saat ini adalah US$1.196,46 per ounce.

Pernyataan China kemarin tersebut akan membuat bank melakukan impor dan eksport emas dan memberi perusahaan asing akses lebih besar dalam perdagangan. China merupakan pembeli emas terbesar kedua di dunia serta produsen terbesar di dunia.

Rencana China “sedikit bersemangat,” memperbesar kemungkinan “permintaan meningkat saat mereka lebih terbuka dalam perdagangan dan mendorong investor untuk membeli emas lebih banyak,” ujar Dan Smith, analis di Standard Chartered Plc di London.

Harga emas untuk pengiriman Desember naik US$8,40 atau 0,7% menjadi US$1.195,90 pada penutupan pukul 1:47 siang di Comex di New York. Peningkatan harga logam mulia ini telah terjadi selama enam sesi berturut-turut. Sebelumnya, harganya mencapai US$1.205,50, harga tertinggi untuk kontrak paling aktif sejak 16 Juli.

Harga emas mungkin mencapai US$1.350 dalam beberapa bulan ke depan, kata Matt Zeman, pialang emas di LaSalle Futures Group di Chicago.

Harga perak untuk pengiriman September merosot 14,4 sen, atau 0,8%, menjadi US$18,278 per ounce di New York, setelah mencapai US$18,70, harga tertinggi sejak 30 Juni.

Harga platinum untuk pengiriman Oktober turun 90 sen, atau 0,1%, menjadi US$1.586,20 per ounce.

Harga palladium untuk pengiriman September juga turun US$6,30, atau 1,2%, menjadi US$500,15 per ounce. (t04/ln)

Rabu, 01 April 2009

Tips Cara Menginvestasikan Uang Anda Dalam Bentuk Emas

Rasanya, hampir tak ada wanita yang tak akrab dengan perhiasan emas. Tetapi, seberapa banyak kaum hawa yang memakai perhiasan emas untuk tujuan investasi? Banyak, tentu saja. Ketika berinvestasi, wanita menginginkan suatu produk yang ada wujudnya, bisa dipegang dan dapat dilihat. Itu sebabnya pilihan wanita untuk berinvestasi tak jauh bentuknya dari tabungan, deposito, emas, dan properti.

Emas banyak dipilih sebagai salah satu bentuk investasi karena nilainya cenderung stabil dan naik. Sangat jarang sekali harga emas turun. Dan lagi, emas adalah alat yang dapat digunakan untuk menangkal inflasi yang kerap terjadi setiap tahunnya.

Emas tersedia dalam berbagai macam bentuk, mulai dari batangan atau lantakan, koin emas dan emas perhiasan. Disebut emas batangan karena emas ini berbentuk seperti batangan pipih atau batubata, dimana kadar emasnya adalah 22 atau 24 karat, atau apabila dalam persentase adalah 95% dan 99%. Jenis emas ini adalah yang terbaik untuk investasi karena dimana pun dan kapan pun Anda ingin menjualnya, nilainya akan sama. Nilai ini mengikuti standar internasional yang berlaku nilainya pada hari penjualan lagi.

Kemudian, yang kedua adalah emas koin, dimana bentuk emas seperti ini adalah salah satu bentuk lain dari emas batangan yang sudah dibentuk menjadi koin emas murni. Nilai dan kadarnya pun sama dengan emas batangan. Yang perlu diketahui adalah bahwa emas koin bagus untuk investasi. Namun sayangnya, sekarang emas koin sudah sulit untuk dijumpai lagi di toko-toko emas.

Bagaimana dengan emas perhiasan? Walaupun emas berbentuk perhiasan sangat disukai oleh perempuan, tapi umumnya emas perhiasan kurang baik untuk dijadikan media investasi. Mengapa? Sebab, emas perhiasan membutuhkan jasa pembuatan tertentu untuk bisa memiliki ciri yang khas seperti itu. Itulah sebabnya, emas perhiasan membebankan biaya pembuatan kepada pembelinya.

Sehingga, selain Anda membeli emasnya, Anda juga akan membayar ongkos pembuatan. Belum lagi kalau berbicara mengenai modelnya yang sudah tidak up-to-date lagi alias ketinggalan jaman.

Pedagang di toko emas pun harus siap menanggung ketidakaslian emasnya dan juga turunnya kadar emas tersebut. Jadi, kalaupun mereka membelinya lagi, mereka harus melebur emas tersebut. Itulah sebabnya, emas perhiasan harganya akan turun ketika kita jual.

Emas Untuk Haji
Ada satu lagi yang menarik dari investasi emas, khususnya yang berhubungan dengan ibadah haji. Dulu, biaya untuk pergi haji untuk satu orang, memerlukan dana sekitar 9 jutaan. Saat ini, sudah jumlah tersebut sudah mencapai nilai Rp 27 jutaan.

Sebagai alternatif, Anda bisa juga mempersiapkan dananya melalui emas. Pada awal tahun 1990-an, untuk pergi haji memerlukan 250-300 gram emas. Sedangkan saat ini, cukup dengan 150 gram emas Anda sudah dapat berangkat ke tanah suci. Kenapa begitu? Karena memang harga emas --batangan dan koin emas khususnya-- terus meningkat dari tahun ke tahun dan tidak kena imbas inflasi.

Jadi, buat Anda yang punya keinginan untuk membeli emas jenis apapun, pastikan kembali bahwa Anda mendapatkan sertifikat yang berisikan berat dan kadar dari emas tersebut serta bukti pembelian emasnya. Agar lebih yakinnya, khusus untuk emas batangan dan lantakan, di Jakarta, Anda dapat membelinya langsung pada P.T. Aneka Tambang pada unit pengolahan dan pemurnian logam yang berlokasi di Jl. Pemuda, Jakarta Timur. Ukurannya mulai dari berat 2.5, 5 dan 10 gram. Nah, jadi, jangan ragu-ragu, ya, untuk berinvestasi dalam bentuk emas.

Sumber : www.tabloidnova.com

Jumat, 04 April 2008

Menggapai Mimpi Melalui Investasi

Sekarang memang jaman serba instant. Setiap orang sepertinya merasa tidak punya cukup waktu, tenaga, dan kesabaran untuk sekedar menyeduh teh dalam teko panas sebelum siap disajikan. Atau meracik bumbu mie goreng dari bahan alami yang lebih jelas kualitas kesehatannya. Begitu pula halnya dalam berinvestasi. Meskipun 1001 modus penawaran investasi instant telah membuktikan kebobrokannya, tapi tidak juga membuat masyarakat jera. Dari yang dilakukan secara akal sehat dengan presentasi bisnis yang memikat dan meyakinkan, hingga cara penggadaan uang yang sulit untuk di nalar dengan akal sehat. Motivasi yang begitu besar untuk cepat menjadi kaya adalah penjelasan logis mengapa orang rela mencoba untuk menjadi korban berikutnya, dalam penipuan berkedok investasi ini.
Dalam ilmu investasi dikenal teori paten yang mengatakan bahwa dalam setiap return (imbal hasil) selalu mengandung risiko. Bahkan pada instrumen investasi bebas risiko sekalipun, deposito misalnya. Saat ini Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya menjamin deposito dengan nilai maksimal 100 juta, sehingga selebihnya menjadi risiko deposan apabila bank mengalami kebangkrutan atau likuidasi. Pada prinsipnya adalah return yang akan tinggi akan diikuti dengan risiko yang tinggi pula. Perkembangan pada instrumen investasi yang semakin beragam kemudian menawarkan berbagai variasi return dan risiko yang berbeda.
Saat ini deposito memang menjadi produk investasi yang tidak lagi menarik. Seiring dengan penurunan suku bunga SBI, bunga deposito kini ditawarkan pada kisaran 5% hingga 7%. Jika dihitung dengan laju tingkat inflasi pada kisaran 7% dan dikurangi pajak 20% maka bukan lagi untung yang diperoleh para deposan tapi buntung. Karena itu apabila Anda tidak mempunyai waktu, tenaga dan pikiran yang cukup untuk menginvestasikan dana berlebih Anda pada sektor riil, mulai kenalilah berbagai instrumen investasi keuangan lain yang lebih menjanjikan dibanding deposito.

Check Up Cash Flow

Berapa sebenarnya pendapatan bersih Anda selama satu bulan? Lalu berapa sebenarnya yang harus Anda keluarkan untuk kebutukan pokok dan rutin setiap bulan? Masih adakah sisa dari pendapatan Anda yang bisa disisihkan, atau justru Anda harus menutupnya dengan hutang? Sebagian dari Anda pasti sulit untuk menjawab secara pasti. Segera lakukan check up terhadap aliran kas keluarga Anda! Jangan-jangan tanpa anda sadari, ternyata biaya shopping dan perawatan tubuh anda lebih besar dari tabungan pendidikan buah hati anda. Atau ternyata kontribusi hutang anda yang besar terhadap total pengeluaran, adalah untuk membiayai gaya hidup anda yang tinggi, home theatre berikut TV plasmanya, kamera digital tercanggih, atau membeli laptop yang manfaatnya buat anda tidak sebesar beban biaya yang harus anda tanggung. Apakah aliran kas anda hanya untuk membiayai kebutuhan yang habis dikonsumsi pada satu waktu saja, tanpa anda menyisakan untuk kepentingan proteksi dan investasi. Sehingga peningkatan kesejahteraan financial keluarga anda berjalan merambat seperti keong atau justru jalan ditempat. Selalu ada waktu untuk melakukan koreksi dan revisi, it’s better late then never.
Untuk itu Anda membutuhkan bantuan catatan aliran kas (cash flow) yang akan memerinci semua pendapatan dan pengeluaran Anda. Saya yakin sebagian besar dari Anda belum pernah melakukan pencatatan aliran kas, dengan berbagai sebab. Padahal sebenarnya aktivitas ini sangat diperlukan untuk memantau dan mengawasi setiap aliran dana keluar dan masuk dalam keluarga Anda, sekaligus sebagai acuan dalam mengevaluasi kesehatan keuangan keluarga Anda. Dalam hal ini Anda harus melibatkan pasangan Anda.
Cash flow yang Anda buat adalah catatan aliran kas keluarga Anda, baik yang berbentuk penerimaan ataupun pengeluaran. Jadi Anda tidak sedang membuat suatu penganggaran belanja keluarga Anda. Karena Anda sedang berusaha ingin mengetahui perilaku keuangan keluarga Anda selama ini, dan kemudian melakukan evaluasi. Apakah selama ini Anda telah memiliki aliran kas yang sehat. Untuk menghitung berapa besaran untuk setiap pos penerimaan dan pengeluaran Anda, buatlah sejujur mungkin dan ingat keterbukaan keuangan dalam keluarga sangat dibutuhkan untuk membuat pencatatan ini valid.
Tahap selanjutnya setelah Anda berhasil membuat cash flow keluarga Anda, segera lakukan check up! Pertama, perhatikan porsentase setiap pengeluaran dalam cash flow keluarga Anda. Setiap keluarga mempunyai prioritas yang berbeda dalam kebijakan pembelanjaan pendapatan mereka. Tapi akan sangat bijaksana kalau sebagian besar pendapatan Anda dialokasikan pada hal-hal yang bersifat primer, seperti kebutuhan pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Baru selanjutnya Anda dapat memprioritaskan kebutuhan untuk rekreasi, perabot, atau fashion. Jadi apabila Anda memiliki pos pengeluaran yang terlalu besar untuk rekreasi atau entertain misalnya, sebaiknya Anda segera merealokasi dana Anda. Memang tidak mudah merubah kebiasaaan, misal buat anda yang biasa makan diluar dengan menu mewah, harus belajar makan dirumah dengan menu masakan simbok atau hasil olahan anda sendiri. Kuncinya adalah pengendalikan diri dan berpikir rasional, untuk tidak membelanjakan pendapatan yang anda dapat dengan susah payah, untuk membeli sesuatu yang mendatangkan penyakit pada kantong anda. Kedua, hitung dengan tepat berapa porsentase kewajiban membayar hutang dalam pos pengeluaran Anda. Jika hutang Anda memberi kontribusi lebih dari 30% pada pengeluaran total Anda, sebaiknya Anda segera melakukan restrukturisasi hutang. Karena ini akan sangat mengganggu terpenuhinya kebutuhan hidup anda yang lain. Jangankan menabung, untuk membayar listrik saja jadinya susah! Penderitaan anda terlalu besar untuk menanggung beban bunga hutang anda. Lalu, bagaimana cara merestrukturisasi hutang anda?

  1. Jual asset yang ada untuk menutup hutang anda (prioritaskan asset yang tidak penting).
  2. Dahulukan membayar hutang dengan tingkat bunga tertinggi, misal kartu kredit.
  3. Kalau memang tidak ada asset yang bisa anda jual, usahakan untuk mengkonversi hutang anda dengan hutang tanpa bunga atau dengan bunga yang lebih lunak. Misal, pinjam ke saudara atau orang tua, pinjam ke koperasi.
Ketiga dan yang paling utama, jangan sampai setelah diakumulasi ternyata pengeluaran Anda lebih besar daripada pendapatan Anda. Kalau ternyata selama ini hal itu terjadi, Anda harus segera merevolusi kebijakan keuangan keluarga Anda. Jika tidak, anda tinggal menunggu waktu datangnya krisis ekonomi keluarga. Karena kemungkinan besar anda menutup defisit dengan hutang. Yang apabila terus dilakukan setiap bulan, hutang anda akan menumpuk setinggi tumpukan sampah di bojonggede! Sebaliknya jika Anda mengalami surplus pendapatan, apakah Anda telah menempatkan dana ini dengan tepat?

Anggarkan Belanja Keluarga Anda

Setelah selama satu bulan Anda telah berhasil membuat laporan kas keluarga Anda, melakukan check up atas kesehatan keuangan keluarga Anda, melakukan koreksi dan revisi atas kebijakan keuangan keluarga anda, lalu tahap selanjutnya adalah penganggaran. Perlunya penganggaran adalah sebagai pengendali perilaku Anda khususnya yang bersifat konsumtif. Dengan demikian sekalipun terjadi penyimpangan, tidak melebihi batas toleransi dari yang semestinya. Untuk itu Anda harus sangat cermat dalam membuat anggaran belanja keluarga Anda. Sekali lagi Anda harus melibatkan pasangan Anda, bahkan jika perlu melibatkan buah hati Anda. Anda tidak harus melakukan penganggaran setiap bulan, cukup buat sekali dan lakukan penyesuaian hanya apabila ada tambahan pengeluaran atau pendapatan yang signifikan berpengaruh terhadap aliran kas keluarga Anda. Anda harus memastikan bahwa untuk bulan-bulan ke depan, Anda akan membelanjakan pendapatan Anda sesuai dengan yang telah Anda anggarkan.
Dalam menyusun anggaran belanja keluarga Anda (table 1), untuk pos pendapatan, susunlah dari pendapatan yang paling pasti (pendapatan regular), hingga pendapatan yang tidak pasti (non regular). Hal ini untuk memastikan bahwa besarnya pengeluaran regular Anda sepadan dengan pendapatan regular Anda. Begitupula pada pos pengeluaran Anda, susunlah berdasar dari pengeluaran regular Anda hingga pengeluaran yang sifatnya tidak wajib setiap bulan (pengeluaran non regular). Ada kalanya pada beberapa orang pendapatan non regular lebih besar dari pendapatan regular, misalnya dari insentif bulanan atau uang lembur. Atau juga bagi Anda yang memiliki usaha sendiri. Namun pendapatan non regular ini sifatnya sangat fluktuatif dan sering kali diluar kendali kita. Untuk itu akan sangat mengkhawatirkan kalau Anda mengandalkan pendapatan ini guna membiayai pengeluaran regular Anda.
Dalam menyusun anggaran belanja keluarga Anda, pastikan Anda tidak mengalokasikan lebih dari 30% untuk kewajiban berupa hutang. Dan harus Anda yakini bahwa Anda tidak berhutang untuk hal-hal yang bersifat konsumtif. Kredit motor atau mobil bukan termasuk kredit konsumsi, jika dapat memberi hasil (produktif), misal kendaraan tersebut akan memberikan Anda kemudahan dalam mobilitas pekerjaan Anda. Begitu pula dengan kredit kepemilikan rumah (KPR), karena bunga yang Anda bayar tidak lebih tinggi dari kenaikan harga rumah. Sehingga selain anda mendapat manfaat yang besar dari fungsi rumah, ini sekaligus dapat menjadi sarana investasi Anda. Hal lain yang harus Anda perhatikan dalam melakukan anggaran hutang Anda adalah pastikan Anda tidak berhutang dengan kartu kredit, karena nilai dari bunga berbunga yang harus Anda bayar akan menguras kantong Anda! Sisa dari anggaran keluarga Anda dapat digunakan untuk membiayai keperluan keluarga baik yang bersifat regular maupun non regular. Untuk keperluan yang bersifat non regular Anda dapat menganggarkan lebih apabila Anda memperoleh pendapatan non regular yang lebih juga, dan sebaliknya. Satu catatan penting sebelum Anda menganggarkan hutang maupun keperluan Anda bulanan, anggarkan terlebih dahulu paling tidak 10% dari pendapatan Anda untuk ditabung. Dana cadangan sangat penting, terutama dalam kondisi darurat (force major). Idealnya Anda harus dapat menabung hingga nilai tabungan Anda senilai dengan 3 kali pengeluaran rutin Anda. Jika sudah lebih dari itu Anda dapat memikirkan investasi lain yang memberi imbal hasil lebih dari bunga tabungan Anda.
Anda harus memiliki komitmen yang tinggi dan konsisten untuk mematuhi apa yang sudah anda tetapkan dalam anggaran keluarga anda. Selalu berpikir jangka panjang dan mengabaikan keinginan emosional, untuk mematahkan penyelewengan yang akan anda lakukan. Tidak harus kaku untuk biaya yang menyangkut kesehatan dan pendidikan. Tapi katakan tidak untuk biaya hura-hura atau pembelian barang-barang yang sebenarnya tidak urgent. Mendidik diri menjadi baik memang susah, tapi bukan juga mustahil kan? anda akan mendapatkan ketenangan dan kenyamanan financial yang luar biasa, kalau anda berhasil mendisiplinkan diri anda. Satu tips penting, buat rekening tersendiri untuk menyimpan sebesar anggaran belanja anda tiap bulan. Dengan mulai membuat anggaran belanja keluarga, menunjukkan bahwa anda bertekad untuk mengendalikan kebutuhan, bukan kebutuhan yang mengendalikan anda.

Perencanaan Dana Pendidikan

Berapa kenaikan gaji Anda setiap tahun? Apakah sepadan dengan peningkatan kebutuhan keluarga yang dipastikan setiap tahun mengalami kenaikan. Bukan hanya karena inflasi yang menyebabkan harga barang-barang kebutuhan naik, namun juga bertambahnya kebutuhan keluarga, misalnya dengan bertambahnya usia anak yang berarti bertambahnya dana pendidikan yang harus disediakan. Sudah dipahami semua orang kalau di negeri ini pendidikan berkualitas masih menjadi hal yang mewah. Jangankan perguruan tinggi, untuk dapat menikmati layanan pendidikan berkualitas setingkat TK saja kita diharuskan membayar uang pangkal yang besarnya jutaan rupiah. Kondisi seperti ini menyebabkan banyak anak yang sebenarnya berpotensi, terpaksa harus ikhlas mendapatkan pendidikan berbiaya murah yang biasanya juga berkualitas murahan. Anda boleh saja berharap adanya peningkatan karier yang secara signifikan akan mengatrol pendapatan. Tapi cobalah untuk jujur menjawab, berapa peluang untuk bisa menjadi manajer misalnya diantara kompetisi yang demikian ketat, belum lagi perubahan kebijakan perusahaan yang bisa ikut menghambat percepatan karier. Bagi Anda yang seorang pengusaha, dan berharap usaha akan semakin maju sehingga secara signifikan mendongkrak income. Apakah Anda bisa memastikan hal itu akan terjadi, ditengah persaingan bisnis yang semakin menggila dan konsumen yang semakin selektif. Jawabnya adalah tidak ada sesuatu yang pasti untuk masa depan. Yang pasti adalah apa yang Anda miliki saat ini, dan mengelolanya sebaik mungkin untuk terjaminnya pendidikan putra-putri Anda di masa yang akan datang. Untuk itu lakukanlah perencanaan dana pendidikan buah hati Anda saat ini juga!
Ada dua hal yang menjadi perhatian utama untuk mulai melakukan perencanaan dana pendidikan. Pertama adalah besarnya pendapatan untuk mengetahui kemampuan financial Anda yang akan dialokasikan untuk kebutuhan dana pendidikan. Kedua adalah dengan jalan apa Anda akan memenuhi kebutuhan dana pendidikan tersebut. Perkembangan industri keuangan telah memberikan kita berbagai macam produk yang bisa menjadi kendaraan untuk mencapai tujuan. Menyesuaikan antara kebutuhan, kemampuan dan profil risiko Anda dengan berbagai macam produk yang ada, adalah langkah bijak untuk menentukan pilihan yang tepat. Berikut ini ilustrasi yang akan memudahkan Anda dalam menghitung dan memilih produk yang bisa menjadi sumber dana pendidikan putra-putri Anda kelak.
Keluarga pak Abu Hamid memiliki satu orang anak berusia dua tahun. Beliau merencanakan untuk menyekolahkan anaknya di salah satu perguruan tinggi ternama. Dari informasi yang didapat diketahui besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk uang masuk perguruan tinggi tersebut sebesar Rp 80.000.000,00. Berikut ini adalah beberapa pilihan perencanaan dana pendidikan yang bisa ditempuh oleh pak Abu untuk mewujudkan keinginannya tersebut.

1. Properti

Syarat terberat yang harus dipenuhi untuk berinvestasi di sektor ini adalah ketersediaan dana yang besar. Ya, untuk melakukan investasi di sektor ini butuh dana puluhan juta. Untuk rumah atau tanah, bisa dipastikan selalu mengalami kenaikan 10% atau bahkan lebih kalau Anda jeli memilih lokasi. Namun tanah bisa menghasilkan return lebih dibanding rumah, karena tidak ada dana perawatan. Untuk keluarga pak Abu, berapakah dana yang harus diinvestasikan untuk membeli tanah, guna mendapatkan hasil yang setara dengan Rp 80.000.000,00 pada 16 tahun yang akan datang yaitu usia disaat anaknya masuk perguruan tinggi? dengan kenaikan biaya pendidikan yang rata-rata setiap tahun mencapai 10%, maka pada 16 tahun ke depan biaya untuk masuk perguruan tinggi yang diinginkan mencapai Rp 367.600.000,00. Dengan asumsi kenaikan harga tanah sama dengan kenaikan biaya pendidikan, maka pak Abu harus membeli tanah senilai Rp 80.000.000,00. Namun apabila pak Abu jeli dalam memilih lokasi, dan memperkirakan kenaikan harga tanahnya bisa mencapai 15% pertahun, maka pak Abu cukup menyediakan dana untuk membeli tanah yang minimal senilai Rp 39.333.200,00. Semakin tinggi estimasi kenaikan harga tanah/rumah setiap tahunnya, semakin kecil dana yang harus Anda anggarkan untuk membeli tanah/rumah pada saat ini.

2. Tabungan Pendidikan

Produk tabungan pendidikan adalah solusi bagi Anda yang tidak memiliki dana besar untuk berinvestasi pada property, disamping beberapa kelebihan lainnya. Pada umumnya bunga yang dijanjikan oleh pihak Bank untuk tabungan pendidikan lebih tinggi daripada tabungan biasa, namun dibawah bunga deposito. Tabungan pendidikan ini secara berkala mensyaratkan Anda untuk menyetor sejumlah nominal tertentu dengan batas waktu tertentu yang telah disepakati. Apabila Anda tidak menyetor hingga beberapa bulan tertentu sesuai peraturan, maka Anda akan dikenakan denda. Dengan demikian Anda terpaksa mendisiplinkan diri untuk bisa menabung setiap bulan, dan tidak mengambilnya hingga batas waktu akhir perjanjian. Karena apabila Anda mengambil sebelum waktunya, akan ada penalty yang berarti mengurangi keuntungan dari bunga yang Anda dapatkan. Keunggulan lain dari produk ini adalah adanya perlindungan asuransi, yang umumnya diberikan gratis tanpa Anda harus membayar permi. Sehingga apabila sebelum jatuh tempo Anda meninggal dunia, angsuran akan tetap dibayarakan hingga jatuh tempo. Untuk keluarga pak Abu, berapa besarnya angsuran perbulan yang harus dia setor ke rekening tabungan pendidikan, untuk mendapatkan uang senilai Rp 367.600.000,00 pada 16 tahun yang akan datang? Dengan asumsi suku bunga yang ditawarkan oleh pihak bank untuk tabungan pendidikan pak Abu adalah 5% per tahun maka setiap bulan pak Abu harus menabung sebesar Rp 1.294.895,00. Semakin tinggi bunga tabungan pendidikan yang bisa Anda dapatkan, semakin kecil dana yang harus Anda anggarkan untuk ditabung setiap bulannya. Kekurangan utama dari produk tabungan pendidikan ini adalah kecilnya bunga yang Anda terima, sehingga kemungkinan besar tidak bisa meng-cover kenaikan biaya pendidikan yang rata-rata tiap tahun megalami kenaikan 10%.

3. Reksadana

Bagaimana caranya dengan dana yang minim Anda bisa mendapatkan keuntungan yang hasil akhirnya senilai dengan kebutuhan dana pendidikan buah hati Anda. Dengan kata lain Anda membutuhkan produk perencanaan pendidikan yang minimal memberi imbal hasil hasil setara dengan dengan kenaikan biaya pendidikan. Jawabnya adalah dengan berinvestasi di reksadana. Atau lebih tepatnya lagi reksadana saham, karena horizon waktu Anda bersifat jangka panjang yaitu 16 tahun. Reksadana saham adalah produk investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi jangka panjang. Rata-rata return yang dijanjikan mencapai 14% per tahun, lebih tinggi dari kenaikan biaya pendidikan. Keistimewaan lain adalah, barrier to entry untuk memiliki produk ini murah, dan sistem keikutsertaannya pun fleksibel. Anda bisa memilih membeli secara berkala tiap bulan, atau membeli jumlah tertentu yang nantinya akan setara dengan kebutuhan dana pendidikan buah hati Anda. Untuk keluarga pak Abu, misalnya beliau menginginkan membeli secara berkala tiap bulan. Maka dana yang harus dibayar untuk membeli produk reksadana saham setiap bulan dengan asumsi return 14% jangka waktu 16 tahun adalah Rp 600.889,00. Kelemahannya adalah produk reksadana ini tidak dilengkapi dengan asuransi. Sehingga apabila memilih menyetor secara berkala, dan meninggal dunia sebelum batas waktu akhir perencanaan dana pendidikan, setoran terancam terhenti. Karena itu, apabila memilih skema perencanaan dana pendidikan melalui reksadana yang dibayar secara berkala, sebaiknya dilengkapi dengan asuransi jiwa. Atau kalau menginginkan produk asuransi yang dikombinasi dengan reksadana Anda dapat memilih Unitlink. Kembali pada kasus pak Abu, bagaimana apabila pak Abu menginginkan sekali beli reksadana saham dengan jumlah tertentu yang setara dengan kebutuhan dana pendidikan 16 tahun ke depan, dengan asumsi return 14% maka dana yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 45.176.353,00. Semakin tinggi return yang bisa dihasilkan produk reksadana Anda maka semakin kecil dana yang harus disetor atau semakin besar dana yang akan Anda terima nantinya.

Selamat merencanakan dan mewujudkan masa depan penuh harapan bagi buah hati Anda!