Demi memperoleh banyak uang, seseorang bisa melakukan apapun bahkan
dengan bermain 'kotor' sekalipun. Tak heran, beberapa pengusaha maupun
pribadi rela mengambil risiko guna meraup harta miliaran rupiah, salah
satunya dengan menipu.
Seperti dilansir dari Forbes,
Jumat (2/8/2013), melakukan skandal penipuan uang dikenal berisiko
tinggi, tapi jika berhasil bisa sangat menguntungkan pelakunya. Beberapa
kerugian kasus penipuan di Amerika Serikat (AS) pernah diusut
Securities & Exchange Commission (SEC) dan Departemen Kehakiman.
Dari
berbagai kasus penipuan yang terjadi sejak seperempat abad terakhir,
berikut 10 kasus penipuan terbesar sepanjang sejarah AS:
1. Enron
Kebangkrutan
perusahaan energi ini menghapus nilai pasar sahamnya senilai US$ 78
miliar. Peristiwa ini terjadi pada 2001 setelah Enron menerima tuduhan
telah melakukan penipuan besar-besaran.
Gugatan terhadap
perusahaan sebesar US$ 7,18 miliar merupakan yang tertinggi sepanjang
sejarah AS. Mantan Presiden Enron, Jeff Skilling dihukum 24 tahun
penjara.
2. Bernard Madoff
Skema Ponzi
Manajer Keuangan New York Bernard Madoff senilai US$ 65 miliar
merupakan kasus penipuan terbesar yang dilakukan secara pribadi. Kasus
ini terkuak pada Desember 2008 dan membuat Madoff harus mendekam di
penjara selama 150 tahun.
3. Lehman Brothers
Bank
Investasi Lehman dengan aset bernilai US$ 600 miliar bangkrut pada
akhir 2008. Kebangkrutan ini merupakan yang terparah sepanjang sejarah
AS dan melebar menjadi krisis keuangan dunia.
Laporan kepailitan
mengungkap berbagai klaim skandal para pejabat Lehman dan auditornya
Ernst & Young telah melakukan penipuan. Namun hingga saat ini belum
ada pemberkasan kasus tersebut ke pengadilan.
4. Cendant
Tak
lama setelah Cendant didirikan hasil kerja sama CUC International dan
HFS pada 1997, penipuan berpuluh-puluh tahun di CUC terungkap. Kasus ini
diprediksi merugikan para investor sedikitnya US$ 19 miliar dan
merupakan penipuan terbesar yang dieksekusi SEC.
Atas kasus ini,
perusahaan digugat dengan tuntutan pembayaran senilai lebih dari US$ 3
miliar. Pengadilan menghukum mantan CEO Cendant Walter Forbes dengan
hukuman kurungan 12 tahun dan tujuh bulan di penjara federal. Dia pun
harus membayar denda sebesar US$ 3,27 miliar.
5. MF Global
Perusahaan
broker yang dipimpin mantan CEO Goldman Sachs dan Senator New Jersey
Jon Corzine memiliki aset senilai US$ 41 miliar sebelum akhirnya
bangkrut pada Oktober 2011. Kasus ini membuat MF Global menempati urutan
ke-8 dari 10 perusahaan paling bangkrut.
Setahun kemudian aset
konsumennya senilai US$ 1,6 miliar dilaporkan menghilang, namun tak satu
pun pihak penegak hukum yang mengusut kasus tersebut.
6. WorldCom
Penipuan
yang menyebabkan kebangkrutan pada perusahaan telekomunikasi ini telah
membuat aset perusahaan senilai US$ 103,9 miliar raib. Perusahaan
menghadapi gugatan perwakilan kelompok senilai US$ 6,1 milia dan
merupakan jumlah terbesar sejak 1995. Mantan CEO WorldCom Bernard Ebbers
terbukti melakukan penipuan dan harus mendekam di penjara federal
selama 25 tahun.
7. Fannie Mae
Fannie Mae
membayar SEC sebesar US$ 400 juta pada 2006 untuk menyelesaikan tuduhan
kesalahan laporan keuangan dari 1998 hingga 2004. SEC kembali
mengajukan gugatan perdata atas tiga mantan pejabat tertinggi di Fannie
Mae dengan tuduhan penipuan sekuritas pada Desember 2011.
Hal ini membuat para investor menderita selama krisis keuangan. Pemerintah sebelumnya telah mengambil alih Fannie Mae pada 2008.
8. HealthSouth
Pada
Maret 2003, SEC menuduh CEO HealthSouth M. Richard Scrushy meninggikan
jumlah pendaptan hingga sedikitnya US$ 1,4 miliar selama empat tahun.
Scruschy dibebaskan dari segala tuduhan, tapi tak lama kemudian masuk
lagi ke penjara dengan tuduhan telah menyuap Gubernur Alabama. Selain
dirinya, 15 mantan pejabat. termasuk lima diantaranya adalah CFO,
dinyatakan bersalah dengan tuduhan penipuan.
9. Tyco International
CEO
Dennis Kozlowski dan CFO Mark Swartz meredam dana Tyco lebih dari US$
150 juta hasil penahanan bonus dan pinjaman dari 1996 hingga 2002.
Keduanya saat ini masih mendekam di penjara. Gugatan pada keduanya
merugikan perusahaan sebesar US$ 3,2 miliar.
10. Qwest Communications
Saham
Qwest pernah diperdagangkan sebesar US$ 64 per lembar pada 2000. Namun
pada 2002, harganya jatuh hingga di bawah US$ 1 per lembar pada 2002
setelah kasus penipuan selama bertahun-tahun di perusahaan tersebut
terungkap. CEO Joseph Nacchio dituntut US$ 44 juta dan dijebloskan ke
penjara.