Perhitungan rencana pendidikan, pensiun, dan rencana-rencana keuangan lainnya seperti, pembelian kendaraan, ongkos naik haji,renovasi rumah, dapat anda hitung segera dengan cermat, ringkas dan mudah dimengerti ------> klik disini
Minggu, 06 April 2008
Penghitungan Dana Pensiun, Pendidikan dan Multiguna
Aliran Kas dan Neraca
Perhitungan yang akurat mengenai aliran kas dan neraca keuangan keluarga/pribadi. Membantu mengetahui kesehatan keuangan anda.
Penghitungan Kredit Pemilikan Rumah
Belum mampu beli rumah tunai? Kan ada KPR……….
Jumat, 04 April 2008
Tips Berinvestasi
Dengan semakin banyaknya variasi instrumen investasi memberikan Anda banyak pilihan untuk menentukan isi portofolio, yang diharapkan mampu memenuhi tujuan dan kebutuhan investasi. Namun sebelum Anda memutuskan untuk mengalokasikan dana pada instrumen investasi tertentu, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan. Sehingga keputusan investasi Anda tidak menjadi bumerang dikemudian hari.
1. Pelajari dengan detail setiap produk investasi
Jangan bersikap euphoria dalam menanggapi fenomena yang terjadi dalam dunia investasi. Misalkan ketika Anda mendengar cerita kolega yang NAB reksadana sahamnya meningkat hingga 100% hanya dalam waktu satu tahun. Ini memang bukan cerita bohong ataupun akal-akalan. Tetapi pelajari dahulu mengapa dan kenapa hal itu bisa terjadi.
2. Kenali dahulu karakter risiko dari produk investasi sebelum returnnya.
Terkadang logika kita terabaikan ketika datang tawaran yang menggiurkan untuk berinvestasi pada suatu produk investasi tertentu. Sementara strategi dalam menjual adalah mem-blow up kelebihan (return) dan mengaburkan kelemahan (risiko). Karena itu tempatkan risiko diawal sebelum return dalam mindset investasi Anda. Selanjutnya sesuaikan karakter risiko dari produk investasi tersebut dengan karakter risiko Anda. Apabila Anda adalah tipikal investor yang suka menghindari risiko (more risk averse) maka sebaiknya Anda tidak berinvestasi di pasar saham.
3. Sesuaikan kebutuhan investasi Anda dengan produk investasi
Jika kebutuhan investasi Anda bersifat jangka panjang misal untuk kebutuhan kulian putra Anda 10 tahun kedepan, maka Anda dapat berinvestasi di saham (atau reksadana saham) ataupun property. Apabila Anda mempunyai rencana untuk merenovasi rumah 4 tahun mendatang, reksadana campuran atau emas batangan dan koin dapat menjadi pilihan. Sementara untuk kebutuhan liburan Anda satu tahun kedepan Anda dapat berinvestasi di reksadana pasar uang atau pendapatan tetap.
Tips Membeli Rumah
Ada beberapa hal penting yang patut diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah. Lokasi menentukan prestasi adalah slogan yang pas untuk menggambarkan prospek dari investasi properti (rumah) Anda.
- Paling ideal adalah membeli rumah di lokasi strategis karena potensi kenaikannya hampir dapat dipastikan relatif tinggi, misalnya estate yang sudah matang. Tapi kendala yang sering terjadi adalah harganya kelewat mahal.
- Daerah pinggiran bisa menjadi alternatif tapi perhatikan mengenai akses menuju lokasi (misal adanya jalan tol, kemudahan transportasi umum).
- Pastikan lokasi properti tidak berada dipinggir kali, kuburan, atau tempat pembuangan sampah.
- Sebaiknya tidak membeli rumah di kompleks dengan lahan terbatas. Karena pengembang akan kesulitan untuk menata lingkungannya dengan baik, sehingga menghambat potensi kenaikan harga.
Cara Menghitung NAB Reksadana
Dalam berinvestasi di reksadana, investor membeli unit penyertaan. Dimana harga persatuan unit dinyatakan dalam nilai aktiva bersih (NAB)
Contoh :
Seorang investor mempunyai dana sejumlah Rp. 50 juta untuk diinvestasikan pada suatu Reksa dana dimana harga perUnit (NAB) reksa dana tersebut senilai Rp. 1,000.
Maka jumlah Unit yang dimiliki investor tersebut adalah:
Rp. 50,000,000 / Rp. 1,000 = 50,000 Unit
Maka keuntungan pertumbuhan yang didapat investor tersebut:
Rp. 1,300 – Rp. 1,000 = Rp. 300 x 50,000 unit = Rp. 15,000,000
Atau pertumbuhan sebesar 30% selama setahun dari nilai investasi awal
Cara menghitung Nilai Aktiva Bersih (NAB):
(Harga Asset + Dividen)- ( Management Fee + Selling Fee + Custodian Fee) /jumlah unit
(NAB/unit awal - NAB/unit akhir) / NAB/unit awal
